Premier League dan Vidio Edukasi Bahaya Streaming Ilegal

Premier League menggandeng Vidio selaku mitra penyiaran resmi di Indonesia untuk menjalankan kampanye bertajuk ‘Boot Out Piracy’. Inisiatif ini diselenggarakan guna memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai potensi bahaya dan risiko keamanan siber yang timbul akibat mengakses tayangan melalui situs streaming ilegal.

Tingginya Ancaman Keamanan Siber di Situs Pembajakan

Kekhawatiran mengenai penyebaran situs streaming tanpa izin didukung oleh hasil penelitian independen yang dilakukan oleh Profesor Paul Watters. Dalam riset tersebut, ditemukan bahwa sebanyak 66 persen situs pembajakan masuk ke dalam klasifikasi yang memiliki tingkat risiko siber signifikan atau kritis bagi para pengunjungnya.

Kajian Profesor Paul Watters juga menggarisbawahi bahwa rata-rata ancaman bahaya yang ada pada platform pembajakan mencapai 17,3 kali lebih tinggi jika disandingkan dengan situs web biasa. Tingginya angka kerentanan ini menunjukkan besarnya potensi gangguan keamanan digital yang dapat dialami oleh masyarakat saat mengunjungi laman penayangan tidak resmi.

Selain ancaman siber secara umum, riset turut merinci bentuk-bentuk bahaya spesifik yang ditemukan pada domain ilegal. Berdasarkan data penelitian, sebanyak 54 persen situs streaming ilegal terindikasi menjalankan aktivitas mencurigakan yang berhubungan dengan penipuan atau phishing. Tidak hanya itu, sekitar 44 persen dari platform tidak resmi tersebut mengekspos para penggunanya pada paparan iklan berbahaya yang berisiko merugikan perangkat.

Keterlibatan Pemain dan Mitra Resmi dalam Edukasi Publik

Menanggapi berbagai temuan ancaman tersebut, Premier League menghadirkan video edukasi sebagai bagian dari pelaksanaan kampanye ‘Boot Out Piracy’. Dalam materi sosialisasi mengenai bahaya streaming ilegal ini, sejumlah pemain sepak bola turut dilibatkan secara langsung, yakni Virgil van Dijk, Bryan Mbeumo, dan Eberechi Eze.

Untuk wilayah Indonesia, pelaksanaan kampanye penanggulangan pembajakan ini dijalankan secara terintegrasi bersama platform Vidio, yang bertindak sebagai mitra penyiaran resmi Premier League. Dari sisi penegakan dan kepatuhan hukum, Stefan Sergot bertindak sebagai Director of Legal – Enforcement Premier League yang mengawal langkah-langkah perlindungan hak cipta tersebut.

Penindakan dan Pemblokiran Puluhan Ribu Domain Ilegal

Di samping memberikan edukasi lewat kampanye publik, langkah penegakan terhadap pelanggaran hak siar terus diwujudkan melalui pemblokiran akses. Di Indonesia, tindakan penertiban telah dilakukan terhadap lebih dari 29.000 domain yang terbukti terafiliasi dengan peredaran konten ilegal Premier League.

Langkah pemblokiran ini tidak hanya terbatas pada cakupan nasional, melainkan juga menyasar jaringan pembajakan yang lebih luas. Secara keseluruhan di kawasan Asia Pasifik, tercatat hampir 40.000 situs dan aplikasi penayangan ilegal telah berhasil diblokir dalam upaya memberantas pembajakan konten digital dan menekan risiko kejahatan siber.

Sumber