Pasokan BBM Malang Ditambah Usai SPBU Mergan Kehabisan

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mergan yang berada di Kota Malang mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) pada Sabtu, 17 Oktober 2026 siang. Peristiwa kekosongan stok tersebut terjadi sehari setelah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan inspeksi mendadak ke fasilitas pengisian bahan bakar tersebut pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Hasil Sidak Wali Kota dan TPID di SPBU Mergan

Saat melangsungkan peninjauan langsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memeriksa ketersediaan bahan bakar di lokasi bersama perwakilan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah. Dari pemantauan tersebut, Wahyu Hidayat menerangkan bahwa keadaan pasokan bahan bakar minyak sebenarnya berada dalam kondisi normal serta tidak terjadi kelangkaan pasokan.

Keterangan tersebut didasarkan pada temuan di lapangan ketika sidak berlangsung, di mana tangki penampungan BBM di SPBU Mergan kedapatan berada dalam kondisi terisi hampir penuh. Oleh karena itu, pasokan BBM dinilai aman dan mencukupi saat proses peninjauan dilakukan.

Pemicu Terjadinya Antrean Pembelian BBM

Mengenai kemunculan antrean kendaraan yang terjadi di SPBU, Wahyu Hidayat memberikan penjelasan mengenai faktor pemicunya. Menurut penuturannya, kepadatan antrean tersebut disebabkan oleh kecenderungan masyarakat yang beralih untuk mencari dan membeli BBM jenis Pertalite, mengingat harganya yang dinilai lebih murah bila dibandingkan dengan harga Pertamax.

Pergeseran pilihan konsumsi bahan bakar ke varian yang berharga lebih terjangkau ini menjadi pendorong utama menumpuknya antrean pengendara di area pengisian bahan bakar kendaraan.

Kebijakan Pertamina Menambah Volume Pasokan

Guna merespons kondisi kebutuhan BBM di wilayah tersebut, Sales Area Manager Retail Pertamina Malang, Angga Y Putra, menyatakan bahwa Pertamina telah mengambil kebijakan untuk menaikkan penyaluran bahan bakar minyak di area Kota Malang. Peningkatan angka distribusi bahan bakar tersebut dipacu hingga mencapai 120 persen.

Secara rinci, Pertamina menaikkan rata-rata pasokan BBM yang sebelumnya berkisar antara 300 hingga 340 Kilo Liter per hari. Melalui penambahan distribusi tersebut, rata-rata pasokan BBM harian di Kota Malang kini ditingkatkan menjadi sekitar 400 Kilo Liter per hari untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat.

Sumber

Similar Posts