Gus Ipul Pimpin Konsolidasi Kinerja SDM Kemensos di Bekasi

Menteri Sosial Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri dan memberikan arahan dalam agenda Konsolidasi Kinerja SDM Aparatur Kementerian Sosial. Kegiatan resmi tersebut diselenggarakan di Grand Ballroom Four Points, Bekasi, pada Jumat (16/10/2026), sebagai langkah menyelaraskan pelaksanaan program kerja kementerian.

Tiga Mandat Strategis Presiden untuk Kementerian Sosial

Dalam forum konsolidasi aparatur tersebut, Mensos Gus Ipul memaparkan tiga mandat strategis dari Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi jajaran Kementerian Sosial. Arahan dari kepala negara tersebut menjadi pedoman utama bagi kementerian dalam merancang serta mengeksekusi kebijakan sosial.

Mandat pertama yang ditekankan adalah peningkatan akurasi data kemiskinan dan kesejahteraan sosial. Mandat kedua berfokus pada ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Sementara itu, mandat ketiga yang ditugaskan oleh Presiden Prabowo Subianto berkaitan dengan penyelenggaraan sekolah rakyat agar dapat terlaksana secara semakin baik dari waktu ke waktu.

Prinsip Program Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Direktorat

Gus Ipul menggarisbawahi bahwa seluruh program kerja Kementerian Sosial wajib dijalankan secara terpadu berbasis satu data yang terintegrasi. Selain itu, seluruh pelaksanaan program harus memiliki orientasi yang jelas menuju graduasi bagi para penerima manfaat, bukan sekadar pemberian bantuan jangka pendek.

Sebagai bentuk program yang berkesinambungan, Mensos memberikan contoh pelaksanaan bantuan ATENSI yang harus terhubung dan dilanjutkan ke program pemberdayaan. Melalui skema berkelanjutan semacam ini, para penerima manfaat diharapkan dapat bertumbuh hingga mencapai kemandirian sosial maupun ekonomi secara menyeluruh.

Pengawalan jalannya program-program strategis tersebut berada di bawah koordinasi tiga direktorat utama di lingkungan Kementerian Sosial, yakni Linjamsos, Rehsos, dan Dayasos. Pelaksanaan tugas dari ketiga direktorat utama tersebut ditopang secara penuh oleh dukungan operasional serta pengawasan dari Sekretariat Jenderal dan Inspektorat Jenderal.

Inventarisasi Kendala dan Penguatan Sistem Pengambilan Keputusan

Pada pertemuan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial M. Hasan Chabibie menyampaikan laporan terkait evaluasi kinerja internal. M. Hasan Chabibie mengutarakan bahwa proses inventarisasi atas seluruh kendala pelaksanaan program di tingkat unit eselon I akan segera diselesaikan oleh jajaran kementerian.

Penyelesaian inventarisasi kendala program eselon I tersebut dirancang secara sistematis untuk dijadikan sebagai baseline atau acuan dasar bagi pelaksanaan program kerja kementerian pada tahun 2027 mendatang. Dengan demikian, perbaikan manajemen program dapat berjalan lebih terukur.

Di samping laporan evaluasi, Kementerian Sosial juga telah menuntaskan pembuatan laman decision support system berbasis real time. Sistem pendukung keputusan digital ini berfungsi merangkum sejumlah data penting, mencakup indikator penerima manfaat, angka realisasi anggaran, laporan capaian kinerja, serta data pemantauan pelaksanaan program Perlinsos.

Sumber

Similar Posts