|

PT PAL Sasar Pasar Pertahanan Maritim di Timur Tengah

PT PAL Indonesia menggelar pertemuan strategis bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab (PEA), Judha Nugraha, di Surabaya. Dialog ini dilaksanakan dalam rangka menjajaki potensi perluasan pasar produk industri pertahanan maritim buatan Indonesia ke kawasan Timur Tengah.

Penguatan Kapabilitas Desain dan Manajemen Perusahaan

Dalam kiprah industrinya, PT PAL Indonesia telah memproduksi kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) Al-Maryah. Pembuatan kapal tersebut menjadi wujud nyata dari adanya pengakuan pihak mitra internasional atas kapabilitas serta keandalan desain dan rekayasa yang dimiliki oleh PT PAL.

Langkah penguatan penetrasi pasar industri pertahanan maritim ke luar negeri ini turut didukung jajaran manajemen perusahaan, di mana Wiyono Komodjojo menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, serta Pramusti Indrascaryo yang mengemban tugas sebagai Direktur Keuangan dan SDM PT PAL Indonesia.

Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi Indonesia–UEA

Penjajakan pasar di wilayah Timur Tengah tersebut berlangsung seiring dengan peningkatan kemitraan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) melalui kerangka kerja sama Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA).

Aktivitas perdagangan bilateral antara Indonesia dan UEA tercatat meningkat hingga 26 persen dalam kurun waktu dua tahun semenjak IUAE-CEPA resmi diberlakukan. Pada periode dua tahun pemberlakuan perjanjian yang sama, aliran investasi dari Uni Emirat Arab ke Indonesia juga mencatatkan lonjakan yang signifikan hingga mencapai hampir 641 persen.

Sumber

Similar Posts