KA Joglosemarkerto Raih Okupansi Tertinggi 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA 187 Joglosemarkerto sebagai kereta api dengan tingkat keterisian atau okupansi tertinggi sepanjang periode Januari hingga September 2026. Kereta api yang melayani rute Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang tersebut berhasil membukukan angka okupansi mencapai 256 persen.
Tingkat Keterisian dan Volume Penumpang Kereta Api
Di bawah KA 187 Joglosemarkerto, posisi kedua kereta api dengan keterisian tertinggi ditempati oleh KA 193 Joglosemarkerto yang mencatatkan okupansi sebesar 242 persen. Angka tersebut disusul oleh KA 70 Malabar rute Bandung–Malang dengan tingkat keterisian 178 persen. Sementara itu, KA 145 Blambangan Ekspres yang melayani perjalanan dari Ketapang menuju Pasarsenen menorehkan angka okupansi 174 persen selama sembilan bulan pertama pada tahun 2026.
Secara keseluruhan volume angkutan, layanan KA Joglosemarkerto telah melayani lebih dari 1,10 juta pelanggan dalam kurun waktu Januari sampai dengan September 2026.
Mekanisme Perhitungan Okupansi di Atas 100 Persen
Mengenai pencapaian okupansi yang melampaui angka 100 persen, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan penjelasan terkait sistem penghitungan tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa tingginya persentase tersebut bukan disebabkan oleh kelebihan kapasitas muatan yang terjadi secara serentak di dalam rangkaian kereta.
Angka keterisian di atas 100 persen merupakan hasil akumulasi dari pemanfaatan satu tempat duduk yang digunakan secara bergantian oleh penumpang yang berbeda pada tiap segmen rute perjalanan.
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Komersial Terpadat
Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) merangkum jajaran armada yang masuk dalam kategori 10 KA jarak jauh komersial terpadat. Daftar layanan kereta api terpadat pada periode Januari–September 2026 tersebut mencakup KA Joglosemarkerto, KA Malabar, KA Blambangan Ekspres, KA Ranggajati, KA Wijayakusuma, KA Logawa, dan KA Jayabaya.
