Kemkomdigi Gelar IGDX 2026 di Bali Perkuat Ekosistem Gim
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI) resmi menyelenggarakan Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali. Agenda pertemuan industri gim berskala internasional ini berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian perhelatan Bali Tech Week 2026. Mengusung tema "Building a Thriving Ecosystem with Creative Resilience", kegiatan ini dihadirkan untuk mendorong dan memperkuat keberlanjutan ekosistem industri kreatif gim di Indonesia.
Partisipasi Global dan Potensi Pasar Gim Nasional
Penyelenggaraan IGDX 2026 di Sanur mencatatkan keterlibatan luas dari para pemangku kepentingan industri digital, baik dari lingkup domestik maupun mancanegara. Sebanyak 339 studio gim serta 66 publisher yang berasal dari 31 negara hadir dan berpartisipasi dalam agenda tersebut. Selain kehadiran para pengembang dan penerbit internasional, kegiatan ini juga diikuti oleh 543 peserta pada kategori bisnis serta 1.037 peserta yang terdaftar pada kategori umum.
Tingginya antusiasme peserta dalam IGDX 2026 berjalan beriringan dengan pesatnya pertumbuhan pasar gim di dalam negeri. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan bahwa nilai pasar gim Indonesia saat ini telah menembus lebih dari USD 2 miliar. Nilai pasar yang masif tersebut didukung secara signifikan oleh komunitas pengguna aktif, di mana jumlah pemain gim di Indonesia saat ini telah melampaui angka 80 juta orang.
Jalur Pertumbuhan Pengembang Lokal dan Kemitraan Global
Dalam upaya memperkuat kapasitas industri dalam negeri, pelaksanaan IGDX 2026 difokuskan untuk memberikan dampak langsung bagi para pengembang gim nasional. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyatakan bahwa forum IGDX dirancang secara khusus untuk menyediakan jalur pertumbuhan yang terarah dan jelas bagi studio-studio gim lokal.
Sonny Hendra Sudaryana menambahkan bahwa selain menciptakan arah perkembangan yang terstruktur, kegiatan IGDX juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan kemampuan talenta lokal kepada jejaring mitra internasional. Melalui interaksi yang terjalin selama acara, studio dalam negeri memiliki kesempatan untuk menjalin kemitraan strategis dengan para pelaku industri global yang hadir.
Penyelenggaraan Jakarta Game Fest 2026
Aktivitas penguatan ekosistem gim pada bulan yang sama juga berlangsung di ibu kota melalui perhelatan Jakarta Game Fest (JGF) 2026. Acara ini diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi melalui program Game Application & Technology (GAT) BINUS University.
Jakarta Game Fest 2026 dilaksanakan di Kampus Anggrek BINUS University yang berlokasi di Kemanggisan, Jakarta, sepanjang bulan Oktober 2026. Kehadiran agenda yang diprakarsai oleh program GAT BINUS University tersebut melengkapi rangkaian kegiatan industri gim di Indonesia yang berlangsung pada periode Oktober 2026, bersamaan dengan pelaksanaan IGDX 2026 di Bali.
