Nurul Ihsani Bangun Bay Nana Chips di Cianjur Saat Pandemi
Mahasiswi semester tiga Nurul Ihsani memulai usaha keripik pisang bernama Bay Nana Chips pada Desember 2020, tepat di masa pandemi COVID-19. Usaha tersebut beroperasi di bawah entitas hukum PT Sane Rasa Pangan Indonesia dengan basis produksi dan sumber bahan baku pisang lokal yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Inisiatif ini lahir di tengah keterbatasan aktivitas kampus dan ketidakpastian ekonomi, menjadikan pengolahan hasil pertanian lokal sebagai landasan bisnis.
Proses Produksi yang Terstandarisasi
Bay Nana Chips menerapkan alur produksi yang terstruktur untuk memastikan kualitas produk. Tahap awal dimulai dengan rendaman pisang bertujuan menghilangkan getah alami buah. Selanjutnya, pisang digoreng hingga mencapai tingkat kematangan optimal sebelum masuk ke tahap pembumbuan. Proses diakhiri dengan pengemasan menggunakan mesin sealer untuk menjaga kebersihan dan daya tahan produk hingga sampai ke konsumen.
Potensi Sumber Daya Lokal Cianjur
Pemilihan Cianjur sebagai lokasi operasional dan sumber bahan baku tidak terlepas dari ketersediaan pisang berkualitas di wilayah tersebut. Pemanfaatan komoditas lokal ini bertujuan mendukung perekonomian sekitar sekaligus menekan biaya logistik pengiriman bahan mentah. Dengan mengolah pisang dari petani setempat, usaha ini menciptakan rantai nilai yang menghubungkan sektor pertanian dengan industri pengolahan makanan skala kecil.
Perkembangan Usaha di Masa Transisi
Berdirinya usaha pada akhir 2020 menandai adaptasi Nurul Ihsani terhadap situasi pembelajaran jarak jauh yang memberinya fleksibilitas waktu. Seiring berjalannya waktu, PT Sane Rasa Pangan Indonesia terus mengembangkan kapasitas produksi dan jaringan pemasaran. Fokus pada standarisasi higiene dan rasa menjadi prioritas agar produk mampu bersaing di pasar keripik pisang yang sudah mapan, sambil tetap mempertahankan identitas sebagai produk khas Cianjur.
